Selasa, 23 Desember 2014

Penyakit Yang Diakibatkan Oleh Hewan Peliharaan

Penyakit Zoonosis Pada Hewan Peliharaan

Penyakit zoonosis adalah penyakit yang menular dari hewan ke manusia. Penyakit ini disebabkan oleh berbagai agen infeksius seperti virus, bakteri, parasit dan juga berbagai sumber penyakit menular lainnya. Hewan yang menjadi pembawa dari berbagai agen infeksius inipun tidak hanya berasal dari hewan liar saja, tetapi hewan peliharaan yang dekat dengan manusia juga mempunyai potensi menularkan penyakit. Berikut ini beberapa penyakit zoonosis pada hewan peliharaan yang dapat menular ke manusia.
Penyakit Zoonosis
penyakit zoonosis pada hewan peliharaan
1. Rabies
Disebabkan oleh rhabdoviridae, menyerang sistema syaraf pusat dan ditularkan ke manusia melalui hewan peliharaan seperti anjing. Transfer virus ke manusia melalui gigitan anjing yang berpenyakit. Masa inkubasi penyakit rabies pada hewan sekitar 2 minggu, sedangkan pada manusia antara 2 minggu sampai 1 tahun. Hal tersebut dipengaruhi berbagai faktor diantaranya lokasi gigitan, dan juga jumlah virus rabies yang masuk.

2. flu burung
termasuk salah satu penyakit yang saat ini sedang pupuler. Flu burung atau avian influenzadisebabkan oleh virus influenza tipe A yang biasa ditemukan pada burung ataupun unggas lainnya. Semua jenis unggas baik yang liar maupun yang dipelihara berpotensi menyebarkan virus flu burung ini. Seperti kasus flu burung yang saat ini sedang naik daun, yaitu flu burung pada itik.  Penularan penyakit ke manusia melalui udara, makanan/ minuman dan juga melalui kontak langsung. Gejala awal bila terserang flu burung mirip dengan flu biasa akan tetapi ditambah dengan adanya demam yang tinggi dan juga gangguan pernafasan.

3. Leptospirosis
Penyakit menular ini disebabkan oleh bakteri leptospira, menular ke manusia melalui hewan pengerat seperti tikus dan juga hamster ( terkadang anjing dan kucing juga bisa jadi agen pembawa penyakit ). Penularan penyakit melalui kontak langsung dengan urin dari hewan pembawa bibit penyakit. Setelah kuman masuk tubuh kemudian akan menyebar ke baerbagai jaringan tubuh seperti ginjal dan hati.

4. Penyakit Pes
Penyakit pes disebabkan oleh bakteri Yersinia Pestis, dibawa oleh hewan dan ditularkan ke manusia terutama oleh hewan pengerat. Gejala penyakit yang muncul antara lain demam tinggi, sesak nafas, batuk berdahak, hingga kematian pada pasien.

5. Toksoplasmosis
Penyakit ini sangat berbahaya bila sudah menular ke manusia. Perlu mendapat perhatian khusus, terlebih buat ibu hamil. Toksoplasmosis menular melalui kucing. Stadium infektif yang ada pada feses kucing mencemari linkungan sekitar dan juga makanan. Bila anda sering membawa kucing ke tempat tidur, atau makan bareng dengan kucing ada baiknya untuk lebih berhati-hati. Meski ada sumber yang menyatakan bahwa persentase kucing penyebar toksoplasmosis lebih pada kucing-kucing dengan makanan mentah, namun ada baiknya untuk tetap mewaspadai kucing dengan makanan lainnya. Tetaplah menjaga kebersihan dan juga rajin memandikan kucing, serta hindari kontak yang berlebihan dengan kucing. Hal tersebut adalah salah satu cara menjaga keamanan agar tidak tertular toksoplasmosis.

demikian beberapa penyakit zoonosis yang terdapat pada hewan peliharaan, meski sebenarnya jumlah penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia jumlahnya lebih banyak lagi.
 Tetaplah menjaga kebersihan baik hewan, lingkungan maupun diri anda sendiri. Hal yang paling bagus yang bisa kita lakukan untuk menghadapi berbagai macam penyakit adalah dengan mencegahnya. Nah, dengan mengetahui apa saja penyakit yang dapat menular ke manusia, kita akan lebih waspada terhadap penyakit zoonosis.

Tips Menjaga Kesehatan Hewan
 

Kita sering tidak menyadari penyebaran penyakit hewan ke manusia atau zoonosis. Menurut Heru Setijanto, Sekretaris Jenderal Persatuan Dokter Hewan Indonesia, beragam pengobatan zoonosis dalam penanganannya lebih banyak dilakukan terhadap manusia. Penanganan terhadap hewan sebagai biang keladi zoonosis malah terbilang minim.
Padahal, tidak sulit menjaga hewan agar terhindar dari penyakit. "Khusus untuk hewan peliharaan jauh lebih mudah karena sifatnya individual," kata Heru. Si pemilik dapat selalu menjaga kesehatan dan kebersihan hewan peliharaannya. Antara lain, hewan peliharaan harus selalu diberi vaksinasi, dimandikan, dan dijaga kebersihan kandangnya. "Ketika ada tanda-tanda tidak sehat atau perubahan sikap, sebaiknya dibawa ke klinik hewan," imbuhnya.
Denny Widaya Lukman, dosen dari Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor, menambahkan, tempat pembuangan kotoran hewan sebaiknya jauh dari rumah. Selain itu, setiap hewan peliharaan diberi obat cacing. Jika beberapa langkah itu dilakukan, tak perlu khawatir berinteraksi secara intim dengan hewan kesayangan.
Toh, kita tetap mesti waspada meskipun hewan peliharaan itu terjaga kebersihan tubuh dan kandangnya. Menurut Heru, hewan peliharaan kita sebaiknya dijauhkan dari hewan-hewan liar atau tanpa pemilik.
Bagi manusia, setidaknya ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi potensi terkena kuman. Pertama, memasak makanan hewani secara bersih dan matang untuk mematikan bakteri serta kuman yang hidup di dalamnya. Kedua, selalu mencuci bersih tangan setelah berinteraksi dengan hewan.
Denny menambahkan, sebaiknya anak-anak di bawah usia lima tahun, manula, dan orang yang bermasalah sistem kekebalan tubuh menghindari interaksi dengan hewan yang berpotensi membawa penyakit. "Mereka cenderung mudah tertular," tandasnya.

Sumber Harian KONTAN, 28 Februari 2012








Inilah beberapa tips untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan anda.
 
1. Membuang sampah secara teratur

Sampah yang menumpuk di rumah dapat mencemari udara dan mengganggu kesehatan hewan peliharaan Anda. Jadi, pastikan Anda membuang sampah secara teratur.

2. Membersihkan kotoran hewan peliharaan


Semua kotoran tentu berbahaya bagi kesehatan lingkungan. Jangan biarkan hewan peliharaan Anda BAB sembarangan. Bersihkan kotoran mereka dengan membuangnya ke toilet atau dengan menguburnya.

3. Vaksinasi

Ini adalah hal terpenting yang tidak boleh Anda lupakan. Dengan melakukan vaksinasi pada hewan, Anda juga ikut menjaga kesehatan lingkungan. Banyak orang yang memiliki hewan peliharaan, tetapi sering lupa melakukan vaksin. Padahal penyakit hewan juga berbahaya untuk manusia.

4. Makanan dan minuman segar

Ganti makanan dan minuman hewan peliharaan Anda secara teratur. Kemudian pastikan tempat makan hewan peliharaan Anda bersih dan buang makanan yang sudah lama. Dengan melakukan ini, Anda akan telah menghindari bahaya penyakit atau serangga.

5. Menggunakan produk hewan yang aman

Anda sebaiknya memandikan hewan peliharaan Anda di dalam kamar mandi. Pilih shampo hewan yang tidak mengandung toxic. Inilah cara terbaik untuk menghindari pencemaran lingkungan. Produk shampo hewan mungkin berbahaya bagi manusia.


Diambil dari : 
http://www.pojok-vet.com/penyakit-hewan/penyakit-zoonosis-pada-hewan-peliharaan.html 
http://lifestyle.kontan.co.id/news/hewan-bersih-belum-tentu-bebas-bibit-penyakit